Tentang Ramadhan, Qur’an, dan Penyerahan Diri Seutuhnya


Tentang Ramadhan, Qur’an, dan Penyerahan Diri Seutuhnya
Oleh: Sahrul Anwar
Aku ingin bercerita tentang malam satu ramadhan, bukan tentang satu keluarga yang bergandengan untuk sama-sama melakukan penghambaan kepada sang Khaliq. Tapi tentang hati yang terenyuh karena mendengar asma Tuhan didengungkan, mendengar musikalitas ayat-ayat Al-Qur’an yang diucapkan dengan penuh penghayatan dan nyaris menyihir pendengarnya. Barangkali tidak berlebihan pula jika secara historis Umar bin Khattab masuk Islam karena mendengar adiknya membaca salah satu surah dalam Al-Qur’an—surah Thaha.
Jika pun harus memilih, bulan mana yang berhak untuk dirindukan, semuanya pasti sepakat untuk memilih bulan Ramadhan. bukan karena tiap sahur dan berbuka selalu dikelilingi oleh makanan dan minuman yang variatif, bukan pula keseruan ngabuburit atau euforia di media sosial yang sangat ekspresif. Tapi karena bulan Ramadhan yakni bulan penuh keberkahan, ampunan, dan rahmat tuhan melimpah didalamnya. Terlebih, dibulan yang sama pula Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk dan pembeda antara yang haq dan batil (QS 02: 185) juga menjadi penawar dan rahmat bagi yang beriman (QS 17: 82).
Al-Qur’an bukan bacaan yang bisa dibaca saat senggang yang ditemani coklat panas atau teh, bukan juga bacaan biasa yang bisa ditemani oleh senja dan kopi. Jika ada yang beranggapan seperti itu, tak lain yakni merupakan suatu kesombongan yang luar biasa. Seperti halnya yang diucapkan Penulis berkebangsaan Skotlandia—Thomas Carlyle yang mengatakan bahwa “ Al-Quran menjadi bacaan terberat juga melelahkan”. Mari kita maknai soal ini. Didalam Al-Qur’an bercerita tentang biologis, historis, eskatologis, sosiologis, teologis dan yang lainnya, tentunya dengan ragam bentuk perumpamaan dalam rangka untuk meyakinkan manusia (Q.S 17: 89). Jika dikatakan Al-Qur’an menjadi bacaan terberat, maka seberat itulah dalam rangka meyakinkan manusia. Tapi semuanya mudah bagi Dzat dengan segala kemahaan-Nya.
Belum lagi kita disuguhkan dengan fakta bahwa Al-Qur’an memakai pendekatan environmentalis dengan muatan teologis—langit dan bumi, siang dan malam, matahari dan bulan, ia menciptakan semuanya dalam rangka membuktikan tanda-tanda kebesaran Tuhan bagi orang-orang yang berakal (QS 03: 190).
            Tadarus di masjid masih berlangsung dan aku termenung tentang semuanya. Menurut Sosiolog Islam berkebangsaan Iran—Ali Syari’ati ia menjelaskan bahwa orang yang berakal atau dalam terminologi Qur’an disebut Ulil Albab yakni orang-orang yang dapat mengambil hikmah atas kehidupan orang-orang terdahulu, juga mempunyai pandangan visioner demi menciptakan peradaban. Ulil Albab—orang yang berakal, yakni ia yang mengingat Tuhannya dalam keadaan berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring dan memikirkan penciptaan langit dan bumi beserta isinya (Q.S 03: 191).
            Kita diberi akal untuk memikirkan segala penciptaan. Tapi demikianlah kita selalu mempersekutukan Tuhan dengan sesuatu yang lain (QS 06: 01). Kita diberi amanah sebagai khalifah dimuka bumi (QS 02: 30). Alih-alih mengadakan perbaikan,  justru yang dilakukan hanyalah kerusakan. Kita pula diberikan tugas sebagai ‘abdun atau hamba. Tapi seringkali kita menghambakan diri kita terhadap pacar, harta, atau hal lainnya yang tak pantas untuk memperhambakan diri kecuali terhadap Tuhan yang esa.
            Persembahan diri kepada orang atau sesuatu yang lain bukan saja berbahaya, tapi juga merugikan diri kita sendiri. Dan tidak ada yang berhak memiliki diri kita, karena sejatinya diri kita pun bukan kita yang memiliki. Tapi dzat yang melekat dengan segala kemahaan-Nya yang memiliki kita dan hanya kepadanya-lah kita meminta pertolongan, memperhambakan, dan menyerahkan diri kita seutuhnya, juga sepenuhnya. Tidak ada sesuatu apa pun yang dapat menolong kita kecuali Rahmat Tuhan. Sungguh, hanya kepada Tuhan-lah orang-orang Mukmin berserah diri (QS 14: 12). Wallahu a’lam bi shawab~

1 komentar:

  1. El Yucateco® Casino & Resort Map | Las Vegas, NV - MapYRO
    The El Yucateco® casino and resort is 김제 출장샵 a 5-star hotel and 계룡 출장안마 casino located on the 상주 출장마사지 Las Vegas 화성 출장안마 Strip in Winchester, 제천 출장샵 Nevada, United States. The casino and resort

    BalasHapus